Fenomena Pokemon GO

Fenomena Pokemon GO

Aplikasi game yang berbasis Augmented Reality(AR) ini sangat cepat berkembang “everywhere”, salah satunya di beberapa negara diantaranya Amerika, Australia dan Selandia Baru. Jadi sebenarnya apa sih pemicunya?

Oke AR sendiri bisa dikatakan menggabungkan benda maya kedalam sebuah lingkungan nyata, tentunya dengan bantuan teknologi.

Hal ini sudah bukan barang asing, namun sejak kemunculan dari Pokemon Go WOW!! ini seperti BOOM.

Kembali ke topik permasalahan, jadi apa sih yang beda?

1. Teman Baru
Kita benar-benar bisa bertemu dengan lingkungan baru, bisa bertatap muka, layaknya kita berinteraksi secara nyata.

fenomena-pokemon-go-4.jpg

Pokemon GO

Ada fitur “Lures” aktif hot spot yang memancing jenis-jenis pokemon, tentunya dengan tujuan kita tangkap. Tidak hanya pokemon tetapi manusia yang memiliki tujuan sama.

Jadi tidak ada lagi kata main game membuat seseorang di cap anti sosial.

2. Nostalgia

fenomena-pokemon-go-1.jpg

Pokemon GO

Rasanya seperti tahun 90’an, rata-rata pemain usia antara 20-30an. Melihat kemunculan pertama kali Pokemon di tahun 90an.

3. Menyehatkan

fenomena-pokemon-go-2.jpg

Pokemon GO

Bagaimana tidak, pemain diharuskan berjalan beberapa kilometer hanya untuk menetaskan telur Pokemon.

Tetapi fenomena ini memicu tindak negatif lainnya seperti kriminal, bahkan ironisnya ada beberapa seperti pemutusan hubungan baik relasi maupun pemecatan.

Sebaiknya kita lebih bijak lagi, dalam menyikapi kemunculan teknologi disekitar kita.

Comments are closed.